Samsung mengandalkan layar besar untuk tablet terbarunya. Harga termurah di Indonesia menembus Rp21 juta.
Layar yang lebih lebar menjadi taruhan Samsung pada Galaxy Tab S12 series. Perusahaan itu hanya merilis dua model, Tab S12+ dan Tab S12 Ultra, yang dipasarkan di seluruh Indonesia mulai 7 Oktober 2026.
Keputusan meniadakan versi standar berangkat dari survei konsumen, kata Widyantoko Utomo, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, seperti dikutip Detik.
"Kami menghadirkan pilihan lini produk ini dengan evaluasi. Bagaimana tren konsumen setelah melakukan pembelian, kami survei bahwa mereka itu semakin mencari layar yang lebih besar," ungkapnya.
Spesifikasi dan Harga
Tab S12+ berlayar 12,6 inci, Ultra 14,6 inci. Panel Dynamic AMOLED 2X keduanya mampu menyala hingga 1.600 nit.
Baterai Plus berkapasitas 10.600 mAh dan Ultra 11.600 mAh. Pengisian 45 watt serta cip MediaTek Dimensity 9500 dipakai di dua model itu.
Harga Tab S12+ Rp21.999.000 untuk Wi-Fi dan Rp23.499.000 untuk 5G. Tab S12 Ultra dipatok Rp25.499.000 dan Rp27.999.000, sebagaimana dilaporkan Selular.
Paket penjualan sudah memuat S Pen dan Book Cover Keyboard Slim. Konfigurasinya tunggal: RAM 12 GB, penyimpanan 256 GB, dan dukungan microSD sampai 2 TB.
Sebelum beredar, tablet ini mengantongi sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Kemenperin senilai 39,08 persen.
Laptop atau Tablet
Harga setinggi itu membuat calon pembeli menimbang laptop sebagai pilihan lain. Pengulas gawai Taufik Nobo membahas dilema tersebut dalam video uji coba yang diunggah ke YouTube pada 5 Oktober 2026.
"Apa enggak mendingan beli laptop? Jawabannya mungkin tidak," tuturnya.
Ia menyebut ilustrator sebagai pengguna yang paling diuntungkan. Lewat Clip Studio Paint di Android, tablet itu dapat menjadi alat kerja utama.
"Banyak banget yang memilih menggunakan tablet dibandingkan menggunakan desktop," kata Taufik.
Taufik juga mencoba Keyboard Pro untuk Ultra yang memiliki bantalan sentuh besar. Harganya belum ditetapkan saat ia hadir, karena unitnya masih sampel.
Ia menutup ulasannya dengan pesan bagi pembeli. "Jadi enggak yang beli hanya konsumtif aja, tapi emang lu beli karena emang ada manfaat yang pasti buat diri lu sendiri," ujarnya.
*