Veda Ega Pratama mengunci posisi start kedelapan pada hasil kualifikasi Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Sabtu, 31 Oktober 2026. Pembalap Honda Team Asia itu akan memulai balapan Minggu dari baris ketiga.
Veda Ega Pratama menutup sesi Kualifikasi 2 (Q2) Moto3 Malaysia 2026 di posisi kedelapan dengan catatan waktu 2 menit 10,861 detik. Hasil tersebut dicetak pada sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Posisi P8 membuat pembalap asal Gunungkidul itu start dari baris ketiga pada balapan utama Moto3 Malaysia yang digelar Minggu, 1 November 2026. Ia hanya terpaut 0,465 detik dari Maximo Quiles yang meraih pole position.
Quiles, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, menjadi yang tercepat dengan waktu 2 menit 10,396 detik. Brian Uriarte menempati posisi kedua, sementara pebalap tuan rumah Hakim Danish mengunci tempat ketiga.
Veda Ega Start Posisi ke-8
Veda langsung tampil di Q2 tanpa harus melewati Q1. Pembalap Honda Team Asia itu lolos langsung setelah menempati posisi ketiga pada sesi Practice gabungan, Jumat, 30 Oktober 2026.
Pada sesi Practice, Veda mencatat waktu 2 menit 11,519 detik. Hasil itu menempatkannya di belakang David Almansa dan Rico Salmela, sekaligus menjadikannya pembalap Honda tercepat.
Kondisi itu menjadi modal penting bagi Veda. Dengan lolos langsung ke Q2, ia tidak perlu mengambil risiko di sesi Kualifikasi 1 yang memperebutkan dua tiket menuju Q2.
Saat memasuki Q2, Veda langsung menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Ia sempat berada di posisi kedua setelah mencatat waktu 2 menit 10,855 detik pada putaran awal.
Namun, persaingan di Moto3 berlangsung sangat ketat. Sejumlah pembalap memperbaiki waktu menjelang sesi berakhir dan membuat Veda sempat turun ke posisi kesembilan.
Veda kemudian kembali ke pit untuk melakukan penyesuaian pada motornya. Setelah itu, ia kembali turun ke lintasan dan mencatat waktu 2 menit 10,861 detik pada percobaan kedua.
Perbaikan tipis tersebut cukup untuk mengangkat posisinya satu tingkat menjadi kedelapan. Veda mengakhiri Q2 hanya 0,006 detik di belakang Joel Kelso yang finis di urutan ketujuh.
Persaingan Ketat di Sepang
Hasil kualifikasi Moto3 Malaysia 2026 menunjukkan seberapa rapat perebutan posisi di kelas ini. Selisih antara Joel Kelso di P7 dan Veda di P8 hanya enam ribuan detik.
Menurut laman resmi MotoGP, Veda akan start di P8 karena catatan waktunya 2 menit 10,861 detik hanya terpaut seratus bagian detik dari Kelso. Kondisi tersebut menegaskan bahwa peluang mengejar posisi lebih baik tetap terbuka lebar pada hari balapan.
Untuk Veda, start dari baris ketiga bukan hasil buruk. Ia tetap berada cukup dekat dengan kelompok depan dan tidak perlu mengambil risiko berlebihan di tikungan-tikungan awal.
Yang menjadi tantangan adalah menjaga ritme sejak lap pertama. Moto3 dikenal dengan balapan yang padat, sehingga posisi bisa berubah cepat di setiap tikungan.
Veda juga perlu memanfaatkan slipstream di lurusan panjang Sepang. Sirkuit sepanjang 5,543 kilometer itu memiliki area overtaking yang cukup luas, terutama menjelang tikungan pertama.
Pole untuk Maximo Quiles
Maximo Quiles tampil dominan dengan meraih pole position. Pembalap Spanyol itu mencatat 2 menit 10,396 detik, unggul 0,465 detik dari Veda.
Quiles juga datang ke Malaysia sebagai pemimpin klasemen sementara Moto3 2026. Ia mengoleksi 351 poin, jauh di atas David Almansa yang berada di posisi kedua dengan 217 poin.
Sementara itu, Veda menempati posisi kedelapan klasemen pembalap dengan 111 poin. Posisi start P8 menjadi kesempatan bagi pembalap Honda Team Asia untuk memperbaiki peringkatnya.
Di sisi lain, Hakim Danish memberi kabar gembira bagi tuan rumah. Pembalap Malaysia itu finis ketiga dan mencatat rekor sebagai pembalap Malaysia pertama yang masuk front row Moto3 Sepang sejak 2012.
Hasil kualifikasi tersebut menempatkan tiga pembalap di baris depan: Quiles, Uriarte, dan Danish. Veda berada di baris ketiga bersama Joel Kelso dan Adrian Fernandez.
Peluang Veda di Balapan Minggu
Veda memiliki alasan untuk optimistis menjalani balapan utama. Ia tampil konsisten sepanjang sesi latihan dan kualifikasi di Sepang.
Pada FP1, Veda finis keempat. Ia lalu naik ke posisi ketiga pada Practice gabungan, sebelum akhirnya mengunci P8 di Q2.
Konsistensi itu menunjukkan setup motornya relatif stabil di sirkuit yang menuntut kombinasi rem keras, perubahan arah cepat, dan traksi keluar tikungan.
Tantangan utamanya adalah mengubah posisi start menjadi hasil finis. Veda perlu menjaga ban tetap dalam kondisi optimal, terutama pada fase akhir balapan.
Untuk pembaca Indonesia, balapan Moto3 Malaysia menjadi ajang penting menyaksikan Veda Ega Pratama bersaing di tengah pebalap elit dunia. Dengan start dari P8, ia memiliki modal posisi yang layak untuk menyerang sejak awal.
Hasil kualifikasi Moto3 Malaysia 2026 telah menentukan starting grid, tetapi segalanya masih bisa berubah pada hari Minggu. Veda kini menunggu lampu start padam di Sepang untuk membuktikan kecepatannya.