Daerah

Kebakaran Puskesmas Tragah, Pasien Lari Bawa Infus

Kebakaran Puskesmas Tragah, Pasien Lari Bawa Infus
kebakaran Gudang Puskesmas Tragah

Kebakaran Puskesmas Tragah di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, membuat pasien rawat inap berhamburan keluar gedung pada Selasa (20/10/2026). Api melahap gudang alat kesehatan, dan sebagian pasien masih membawa infus saat menyelamatkan diri.

Suasana tenang di lingkungan puskesmas berubah gaduh dalam sekejap. Asap hitam pekat membumbung dari gudang, lalu api membesar dengan cepat. Warga sekitar pun mulai berdatangan sambil menahan cemas.

Kronologi Kebakaran Puskesmas Tragah di Lapangan

Pasien yang sedang menjalani rawat inap langsung panik begitu melihat kobaran api. Mereka bergegas keluar gedung, dan sebagian masih membawa infus yang terpasang di tangan. Warga serta keluarga pasien ikut turun tangan membantu evakuasi. Langkah cepat itu menekan risiko jika api sampai merembet ke ruang pelayanan.

Pasien rawat inap umumnya membutuhkan pengawasan medis. Karena itu, evakuasi mendadak membawa risiko tersendiri bagi mereka yang masih terpasang infus.

Kepanikan kian terasa karena api tidak hanya menghanguskan isi gudang. Kobaran juga membakar satu unit sepeda motor yang terparkir di dekat bangunan tersebut. Pemandangan itu membuat orang di sekitar lokasi semakin waswas.

Gudang Bekas Mapolsek Berisi Barang Mudah Terbakar

Gudang yang terbakar ternyata bekas Mapolsek Tragah. Kini bangunan itu menyimpan berbagai perlengkapan puskesmas. Di dalamnya ada kasur pasien dan kursi roda, dua jenis barang yang gampang tersulut api.

Warga baru menyadari kebakaran setelah api membesar. Asap pekat yang mengepul dari lokasi akhirnya menarik perhatian orang-orang di sekitar puskesmas. Isi gudang yang mudah terbakar kemungkinan ikut mempercepat api membesar.

Dugaan Korsleting Listrik di Bagian Atas Gudang

Komandan Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangkalan, Ortiz Iskandar, menyampaikan dugaan awal penyebab kebakaran. Menurut dia, api diduga bermula dari korsleting listrik di bagian atas gudang. Petugas pemadam menjangkau titik api tanpa kesulitan berarti.

"Kebakaran itu kemungkinan besar dipicu oleh korsleting listrik. Dari kondisi di lapangan, dugaan awalnya mengarah ke sana," ujar Ortiz.

Ortiz memastikan api tidak merembet ke ruang pelayanan puskesmas. Meski begitu, pasien sempat terkejut melihat kobaran besar dan asap hitam yang menggulung.

"Alhamdulillah, api tidak sampai merambat ke ruang pelayanan puskesmas. Pasien yang ada di puskesmas sempat kaget karena api begitu besar dan asapnya pekat," katanya.

Api Padam Sekitar Satu Jam, Tidak Ada Korban Jiwa

Petugas segera memadamkan api setelah tiba di lokasi. Mereka lalu membongkar tumpukan barang di sekitar titik api. Langkah itu memastikan bara di bagian bawah benar-benar padam. Api berhasil dijinakkan sekitar satu jam setelah kejadian.

Pemadam kebakaran bekerja di tengah asap tebal dan panas. Mereka bergerak cepat karena api berada dekat dengan bangunan tempat pasien dirawat.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pasien yang sempat panik selamat, sementara ruang pelayanan tetap aman dari jilatan api.

Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut. Dugaan korsleting listrik baru sebatas hasil pengamatan awal di lapangan. Pengecekan lanjutan diperlukan agar penyebabnya benar-benar jelas.Gudang Puskesmas Tragah.webp (32 KB)

Pengingat Penting soal Keamanan Fasilitas Kesehatan

Bagi warga Tragah, puskesmas bukan sekadar bangunan layanan kesehatan. Tempat itu menjadi andalan saat keluarga sakit, sehingga kejadian ini wajar memantik keprihatinan.

Puskesmas melayani warga setiap hari, sehingga keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Peristiwa di Tragah memperlihatkan betapa cepat api membesar saat ada barang mudah terbakar di dekat ruang rawat.

Gotong royong warga dan keluarga pasien saat evakuasi patut diapresiasi. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan penataan gudang yang rapi juga layak menjadi perhatian bersama.

Kebakaran Puskesmas Tragah berakhir tanpa korban jiwa dan api tidak menjalar ke ruang pelayanan. Pasien selamat berkat evakuasi cepat dari warga, keluarga, dan petugas pemadam. Kini warga menunggu kepastian penyebab kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang.