Papua Barat

Sinode XII KINGMI Manokwari: 1.000 Peserta Siap Datang ke Papua Barat

Sinode XII KINGMI Manokwari: 1.000 Peserta Siap Datang ke Papua Barat
Sinode XII Papua Barat

Konferensi Sinode XII Gereja Kemah Injil di Tanah Papua (KINGMI) akan digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 16–21 November 2026. Panitia memproyeksikan sekitar 1.000 peserta dari berbagai wilayah Tanah Papua hadir dalam acara keagamaan terbesar ini.

Manokwari, Papua Barat, Rabu (5/11/2026) — Panitia Konferensi Sinode (Konsin) XII Gereja Kemah Injil di Tanah Papua (KINGMI) meminta dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat menjelang pelaksanaan acara tahunan besar tersebut. Audiensi dengan Gubernur Papua Barat dilakukan pada Rabu, 4 November 2026, di Manokwari.

Dalam pertemuan itu, panitia menyampaikan kesiapan penyelenggaraan sekaligus kebutuhan dukungan pemerintah daerah. Mereka memperkirakan sekitar 1.000 peserta akan datang dari berbagai klasis dan wilayah pelayanan KINGMI di Tanah Papua.

Konferensi Sinode XII ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 16 hingga 21 November 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan digelar di Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat.

Tema “Berubah untuk Menjadi Kuat”

Konsin XII KINGMI mengusung tema “Berubah untuk Menjadi Kuat”. Tema tersebut menjadi arah pembahasan jemaat dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan, sosial, dan pembangunan di Tanah Papua.

Agenda pembukaan direncanakan berisi registrasi peserta dan tamu undangan, pembukaan dengan tarian adat serta lagu-lagu, sambutan selamat datang Gubernur Papua Barat, ibadah pembukaan, laporan ketua panitia, sambutan ketua sinode, dan sambutan Dirjen Bina Kristen.

Kehadiran unsur pemerintah dalam pembukaan menunjukkan pentingnya koordinasi antara gereja dan pemerintah daerah. Panitia menilai dukungan tersebut dibutuhkan untuk menjamin kelancaran akomodasi, transportasi, keamanan, serta pelayanan bagi ribuan peserta.

17 Bakal Calon Ketua Sinode

Salah satu agenda paling dinantikan adalah proses pemilihan Ketua Sinode KINGMI periode 2026–2031. Panitia Seleksi Ketua Sinode telah menerima dan mengumumkan 17 nama bakal calon pada 19 Oktober 2026.

Panitia menegaskan bahwa 17 nama tersebut masih berstatus usulan bakal calon. Pencantuman nama belum berarti seluruhnya telah memenuhi persyaratan atau ditetapkan sebagai calon final.

Hasil seleksi selanjutnya akan diserahkan kepada pimpinan sidang tetap dalam Konferensi Sinode XII di Manokwari. Dari proses tersebut, akan ditentukan pimpinan baru KINGMI di Tanah Papua untuk lima tahun ke depan.

Dukungan Daerah Mulai Mengalir

Dukungan terhadap penyelenggaraan Sinode XII juga datang dari pemerintah daerah di luar Papua Barat. Pemerintah Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, menyalurkan dana hibah sebesar Rp300 juta untuk mendukung pelaksanaan acara tersebut.

Bantuan itu diserahkan Bupati Keerom Piter Gusbager kepada panitia pelaksana di Kampung Yuwanain, Distrik Arso. Dana tersebut dialokasikan Rp200 juta untuk panitia provinsi dan Rp100 juta untuk keberangkatan pengurus Klasis KINGMI Keerom.

“Semoga Konferensi Sinode Gereja KINGMI ke-12 di Manokwari, Papua Barat berjalan lancar dan sukses hingga selesai,” ujar Bupati Keerom Piter Gusbager. [9]

Sumber pendanaan bantuan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah melalui Dana Hibah Kabupaten Keerom Tahun 2026. Bantuan ini dimaksudkan untuk membantu pengurus dan delegasi Klasis Keerom yang akan mengikuti kegiatan di Manokwari.

Dampak bagi Manokwari dan Papua Barat

Kehadiran sekitar 1.000 peserta diperkirakan memberi dampak langsung bagi perekonomian lokal Manokwari. Sektor penginapan, transportasi, kuliner, serta jasa pendukung acara berpotensi mendapat perputaran ekonomi selama enam hari pelaksanaan.

Bagi warga Manokwari, kegiatan ini juga menjadi momen menampilkan keramahan kota dan kekayaan budaya Papua Barat. Rangkaian pembukaan yang menampilkan tarian adat dan lagu-lagu diharapkan memperkenalkan identitas lokal kepada peserta dari berbagai daerah. 

Panitia berharap Sinode XII tidak hanya menjadi forum organisasi gerejawi, tetapi juga memperkuat persatuan jemaat dan mendorong pelayanan yang lebih nyata bagi masyarakat. Tema yang diusung menegaskan arah perubahan menuju penguatan jemaat di Tanah Papua.

Sampai dengan 5 November 2026, panitia masih melakukan persiapan akhir menjelang pembukaan pada 16 November. Fokus utama adalah memastikan kesiapan peserta, akomodasi, keamanan, serta dukungan pemerintah provinsi agar Konferensi Sinode XII KINGMI berjalan lancar di Manokwari, Papua Barat.